Aslinya, lagu ini diciptakan oleh Jacques Bell, seorang penyanyi-penulis lagu dari Belgia, pada 1961. Judul aslinya adalah Le Moribond. Tiga tahun sesudahnya, lagu itu ditulis dalam bahasa Inggris dengan nama Seasons in the Sun. Lagu ini menjadi hit setelah Terry Jacks menyanyikannya pada 1974 dan sesudahnya, Westlife pada 1999
Akhir Cerita
Seasons in the Sun menceritakan kita sebuah cerita tentang seorang lelaki yang menulis sebuah pesan perpisahan kepada orang yang ia cinta, teman, ayah, dan putrinya yang telah berbagi kebahagiaan dan kesedihan dengannya.
Ini cerita yang sangat lama. 3 orang, yang kita pangil A, B, dan C di suatu pedesaan pada tahun 1950an, merupakan teman sekelas di sebuah SMA. A dan C adalah teman baik sejak kecil. B adalah seorang perempuan baik Mudah bagi kita menebak cerita ini. A dan C jatuh cinta pada B di saat yang sama. A adalah orang yang sangat riang, aktif, tampan. Ia adalah seorang atlet, yang disukai banyak perempuan muda. Ia memiliki hidup yang gembira dan sederhana. Di sisi lain, C adalah orang yang pemalu, pendiam, dan bagus dalam menggambar. Ia sudah mencintai B sejak lamaI sebelum A dan B hidup bersama. Tetapi tidak seorangpun tahu. Ia menyembunyikan perasaannya dalam-dalam. Setelah kelulusan, A bergabung dengan tentara, dan C menjadi tukang kayu.
Satu hari setelah perang, A kembali untuk menikahi B, dan kemudia ia menjadi pengemudi truk... Tentu saja A sering pergi ke luar untuk mencari nafkah. B membuka toko bahan makanan yang diwariskan oleh neneknya, banyak hal yang masih harus diselesaikan. C membantu B dan anaknya untuk mengelola toko tersebut. Setelah beberapa lama, seperti yang kita bayangkan. A tidak tahu apa-apa tentang itu karena karakternya, dan juga rasa cintanya pada istri, sekaligus kepercayaan pada temannya itu. Sampai di suatu hari yang bersalju, A pulang ke rumah. A yang pulang ke rumah mendapati istrinya berselingkuh. Menghadapi pengkhianatan itu, A kehilangan kendali dan membunuh istrinya. Di malam yang gelap, ia menyerahkan dirinya pada polisi. Dua bulan setelahnya, ia didakwa pembunuhan tingkat satu. Hukuman mati akan dilakukan pada musim semi tahun selanjutnya. Di hari ke-3 sebelum kematiannya, A menulis 3 pesan, satu untuk teman baiknya, satu untuk ayahnya, dan satu untuk putrinya yang berumur empat tahun. Di menit-menit akhir hidupnya, ia tetap menganggap C teman baik, teman yang dapat dipercaya.
[Kian:]
Goodbye to you my trusted friend
(selamat tinggal sahabat kepercayaanku)
We've known each other since we were nine or ten
(kita telah saling kenal sejak usia Sembilan atau sepuluh tahun)
Together we've climbed hills and trees
(kita daki bukit dan panjat pohon bersama)
Learned of love and ABC's
(belajar cinta dan ABC’s)
Skinned our hearts and skinned our knees
(bersihkan hati dan lutut kita)
[Bryan:]
Goodbye my friend it's hard to die
(selamat tinggal kawan meski berat sekali rasanya)
When all the birds are singing in the sky
(saat burung burung berkicau di angkasa)
Now that spring is in the air
(tibalah saatnya musim semi)
Pretty girls are everywhere
(gadis cantik dimana mana0
Think of me and I'll be there
(pikirkan aku dan aku an kesana)
[All:]
We had joy we had fun we had seasons in the sun
(kita bergembira dan tertawa, kita melewati musim musim di mentari)
But the hills that we climbed were just seasons out of time
(bukit yang kita daki di penghujung musim)
[Shane:]
Goodbye Papa please pray for me
(selamat tinggal papa doakan aku)
I was the black sheep of the family
(akulah si nakal dalam keluarga)
You tried to teach me right from wrong
(kau ajarkan aku yang benar dan yang keliru)
Too much wine and too much song
(terlalu banyak minum dan lagu)
Wonder how I got along
(bagaimanalah aku nantinya)
[Mark:]
Goodbye papa it's hard to die
(selamat tinggal papa meski sangat berat rasanya)
When all the birds are singing in the sky
(saat burung burung berkicau di angkasa)
Now that the spring is in the air
(tibalah saatnya musim semi)
Little children everywhere
(anak anak dimana mana)
When you see them I'll be there
(saat kau lihat mereka ku kan ada di sana)
[All:]
We had joy we had fun we had seasons in the sun
(kita gembira dan tertawa kita melewati musim musim di mentari)
But the wine and the song like the seasons have all gone
(tapi minuman dan lagu seperti musim yang telah berlalu)
We had joy we had fun we had seasons in the sun
(kita gembira dan tertawa kita melewati musim musim di mentari)
But the wine and the song like the seasons have all gone
(tapi minuman dan lagu seperti musim yang telah berlalu)
[Nicky:]
Goodbye Michelle my little one
(selamat tinggal michelle sayangku)
You gave me love and helped me find the sun
(kau beriakn aku cinta dan bantu aku temukan mentari)
And every time that I was down
(dan tiap kali aku terjatuh)
You would always come around
(kau selalu dating)
And get my feet back on the ground
(untuk mengangkatku lagi)
[Shane:]
Goodbye Michelle it's hard to die
(selamat tinggal michelle meski berat sekali rasanya)
When all the birds are singing in the sky
(saat brung burung berkicau di angkasa)
Now that the spring is in the air
(tibalah saatnya musim semi)
With the flowers everywhere
(bunga bunga bermekaran dimana mana)
I wish that we could both be there
(ku bergarap kita berdua kesana)

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar